Selamat datang di blog sedehana. Ketika tidak bisa bicara dalam kata, ada tulisan yang bisa menampungnya. Karena blog ngga melulu tentang informasi, tapi curahan hati. Semoga jadi inspirasi. Enjoy :)
Jumat, 19 Oktober 2012
Sabtu, 13 Oktober 2012
KALAU NAIK PANGKAT, WAKIL DI BUANG KAN?
Haha jangan kan wakil masss masss….
Ngga Cuma wakil kalik, Team suksesnya aja bisa di tendang gara gara pangkatnya
itu, menurut gue sih itu.
Apaan si, orang mau bahas yang
lain. Gara- gara nulis sambil nonton tv, jadi gini dah. Maap yak sodara
sodara..
Teh, bos, kak, cing, men, bro,
coy, bung, om, pak, le, buk, le, tan, jangan pernah atuh memandang orang lain
dengan sebelah mata, dengan status sosialnya, dengan siapa keturunannya, raja, keraton,
pangeran, presiden, jeung sajabanna….
Jangan hanya karna dia tidak
bermobil, lantas tidak mau bersama dengannya untuk pergi denganya, jangan hanya
karna dia tidak mengerti, lantas tidak mau berkawan dengannya, jangan hanya
karena berdompet tebal, lantas tidak mau jalan-jalan, jangan hanya karena copo,
lantas tidak mau bergaul dengannya, jangan hanya tidak asik, lantas menjauhi
orangnya, jangan hanya tidak berparas indah, lantas tidak ingin menjalin
hubungan baik… dan masih banyak lagi ‘ jangan hanya- lantas nya ’
Cuma ingin bahas satu orang yang
merasakan hal tersebut dimana dirinya menjadi tersudut karena berperan sebagai ‘jangan
hanya’ sehingga membuatnya berfikir dan memilah mana yang menerimanya apa
adanya bukan ada apanya… ketika ia merasakan sakit saat sebuah mobil
mengahalanginya untuk bisa bermain dengan orang yang dipilihnya, maka disaat
itu lah ia memutuskan mungkin dirinya bukan kawan terbaik untuk orang yang
dipilihnya itu….
Dan ketika ia merasa kecewa
karena orang lain memandangnya sebelah mata dengan melihat sampulnya, ia
memutuskan untuk tersenyum meski sorrow.. apakah ia langsung melakukannya? Tidak,
ia selalu mencoba berkali- kali untuk baik dan aktif dalam sebuah hubungan,
apapun itu… tapi kesekian kalinya juga ia mendapatkan hal yang sama… sungguh
ironis.
Dan ketika ia bercerita keluh
kesahnya terhadap orang yang ia percaya, dan jawabannya adalah, sudahlah,
jangan dipikirkan, kita sudah berusaha untuk baik, tapi jika ia sudah menutup
gerbangnya, kita bisa bisa memaksa untuk membukanya….
Kalimat itulah yang membuat ia
merasa hebat dan bisa melupakan masalahnya dengan waktu begitu cepat, dengan
diri yang begitu kuat. Live like as rollercoaster. Yes\m/jangan lemah hanya
karena ada yang seperti itu.. dibalik kesempurnaan seseorang, pasti slalu ada
goresan yang ngebuat JORE. Begitupun dengan dibalik ketidak sempurnaan, pasti
selalu ada ‘nilai plus’ yang menutupinya. Orang yang ikhlas, adalah orang yang
bisa menerima apa adanya, luar dalamnya, plus minusnya, dan baik buruknya
meskipun itu akan terbagi jarak kedekatannya. Bukan mobil, pesawat, berapa buku
tabungannya, apa merk bajunya, artis/ aktorkah dia, berapa mantan pacarnya, dan
banyak lagi …………..
Langganan:
Komentar (Atom)

















