Ini sebuah cerita kecil yang mungkin sebagian orang bisa merasakan atau mengalami. Cerita ini di mulai ketika aku dan teman-teman kuliahku, berdiskusi tentang seseorang bersama dosen ku.... Singkat dari panjangnya cerita, dosenku hanya bilang "kamu harusnya punya seseorang yang fun. bukan berarti playboy. Kalau kamu punya seseorang yang sibuk sama dunia nya sendiri, kamu akan lebih makan ati" begitulah. Dan ketika aku berdiskusi kembali tentang itu bersama temanku yang lain, dirinya bilang "Belajarlah dari masa lalu". Aku mengerti, mungkin maksudnya adalah jangan mencari orang yang sama, dan jatuh dalam lubang yang sama.
Memang, akhir-akhir ini, aku merindukan sosok yang beda. yang ngga mainstream. Beda dari yang ditemui sebelumnya. Misalnya, ya salah satunya adalah orang yang fun, bisa bikin ketawa, bisa bikin nyaman, bisa bikin fleksibel sih sebenarnya. Lamunanku terpecah ketika aku membayangkan 'dia' satu orang yang ngga dibilang deket, ngga dibilang jauh juga. Ngga dibilang dekat juga sih, hanya sekedar... yaaa Ngga tau ya kenapa. hehehe.. menjadi aktor dalam lamunanku, aku berfikir, mungkin ngga ya bisa sama dia? mungkin ngga ya kita bisa sama-sama dan melewati waktu dengan hal-hal berbeda dan menyenangkan? dan mungkin ngga ya, dia adalah orang yang aku inginkan?
Tanda tanya besar atas pernyataanku itu. Banyak hal juga yang bisa dipikirkan kalau dia ngga bisa sama-sama dengan aku. Tapi jauh dalam hati ini, aku ingin mencoba, haha~ ya namanya juga perasaan lebih banyak berharap, daripada bertindak.
Pengin banget happy sama orang itu. dalam arti positive pastinya. beda dengan pasangan-pasangan lainnya. Ngegames bareng, nonton bareng, jalan bareng, naik motor bareng, foto bareng, toyor-toyotan tanpa jaim, apapun yang dilakuin juga tanpa jaim. Ketawa lepas, Sampai ke hal-hal besar yang biasa pasangan permasalahkan. ngupil, atau kentut. Hihihi..... tapi ngga selalu humor, ada sisi romantic didalamnya, dalam waktu yang tepat, dan situasi mendukung. Eh, maksudnya, quality time bersama, ada kalanya bicara serius tentang diri dan hubungan, itu pasti seru. Huhuy~~
Tapi sekali lagi? pertanyaan besar. Apakah bisa?. Ngga akan ada yang tau tentang jodoh yang diberikan Allah, tapi untuk sekarang, apakah keinginan itu terasa berlebihan? semoga, suatu saat nanti, entah bersama orang yang saat ini aku bayangkan, atau bukan, aku bisa menemukan perbedaan itu. :))
Tidak ada komentar:
Posting Komentar