Jumat, 31 Januari 2014

Ketika 2 Sisi Bersinggungan...

Lagi nyobain nulis blog via handphone... memang selalu ada saja yang ingin dituliskan. Karena diri ini selalu ada cerita semenjak ada dia... :) haha #MasihDialogRGFM .
Post kali ini berjudul 2 sisi saling bersinggunga. Hal terberat di awal tahun 2014... ada dua konteks di sini yang dalamnya terdapat 2 sisi bersinggungan. Pertama. Dalam urusan suatu kepengurusan. Ada rasa bahagia karena kita bisa duduk dalam singgasana yang sudah diimpikan sejak lama. Satu sisi kita kecewa karena dengan mudah mendapatkannya tanpa harus merebutkannya terlebih dahulu. Seperti tersedak cucuk ikan ketika ada yang bertanya perihal tsb. Meskipun tau apa yang harus dijawab, tapi pertanyaan itu membuat kita harus melapangkan jiwa dengan sepenuh hati tanpa melihat minusnya.... karena ini adalah sebuah proses pencatatan sejarah yang (mungkin) akan diingat banyak orang.. bukan suatu catatan kuliah yang mungkin bisa terlupakan begitu saja. Aaahh yaallah. Bantu kami melantjarkan semoeanya... agar bisa melawan apa yang dinamakan 2 sisi bersinggungan dalam konteks pertama ini....
Konteks kedua ketika berbicara 2 sisi saling bersinggungan. Kini gue tidak perlu khawatir.. tidak perlu mengelak.. tidak perlu menghindar.. tidak perlu takut, atau tidak perlu lainnya. Usaha untuk melupakan pun hilang sudah berbaur dengan kedekatan alami... Komitmen membawa gue menemukan sebuah tanda tanya besar kemarin . Ke arah yang semestinya tanpa membawa keseriusan seperti pikiran lalu. Tapi..... itu tidak mudah. Tidak semudah membalikan kedua telapak tangan atau menengok saat dipanggil orang lain. Ada rasa senang ketika gue menjadi bagian cerita hidup orang lain. Begitupun sebaliknya. Tapi masih ada rasa khawatir karena melupakan yang berkaitan dengan hati, terkadang bisa teringat kembali. Bisa membuat kacau.. membuat lubang dijalan yang sangat halus. Gue ngga bisa berharap apa apa. Ego da superego gue masih saling tarik menarik. Entah mana yang harus diprioritaskan. Perasaan/ ke profesionalan?? .... gue pun enggan berharap. Takut membawa gue pada pintu kekecewaan. Tidak ingin berlebih tapi  selalu saja terbawa arus... ya allah. Tolong minimalkan apa yang seharusnya "hal yang tidak bisa disebut"... amin :')) sungguh tak kuasa dengan apa yang disebut 2 sisi saling bersinggungan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar