Selasa, 13 Agustus 2013

Hi Teman-Teman Negara Belanda ku di kampus :)

Sejujurnya, ini adalah post-an gue yang ngga terencana. Gara-gara liat foto-foto yang ada di laptop, ada aja hasrat lain yang ingin gue ceritain. Padahal, awalnya, sama sekali ngga ada niatan. Tapi ini adalah hal yang menurut gue unik, jadi kenapa engga gue tulis disini?

Jadi pada post-an gue sebelumnya yang berjudul cerita parmad versi gue (kalau ngga salah) gue pernah menceritakan tentang mata kuliah komunikasi multikultural yang mengharuskan gue dan teman-teman membuat festival dari suatu negara.
Waktu itu, gue, edna, yara, raras, rifani dan bubu kebetulan digabungkan dalam satu kelompok dimana gue menjadi ketuanya. awalnya, kelompok gue memilih brazil untuk negara yang akan ditampilkan pada festival. Tapi niat itu urung karena dalam festival ini, kita tidak hanya menampilkan sejarah dan perintilannya dari negara yang akan ditampilkan, tetapi juga roleplay atau drama yang mencirikan dari negara tersebut. Akhirnya, kami memilih negara Belanda. Dan beberapa minggu sebelum kegiatan ini berlangsung, gue dan kawan-kawan memutar otak, jungkir balik untuk menampilkan sesuatu yang terbaik kelak. Karena dalam festival ini akan dipilih stand terbaik, dan roleplay terbaik. Jadi, usaha nya harus maksimal karena berkaitan dengan nilai UAS.

Stand ini dimulai dan berjalan kira-kira dua hari atau tiga hari gue lupa, haha. Tapi yang jelas, gue senang banget, aula dipenuhi stand negara-negara lain yang kelompoknya juga teman-teman gue lainnya. Sudah seperti keliling negara aja, hehehe... To do point, kelompok gue tampil dihari akhir, dan diurutan terakhir -.- dengan segala persiapan yang bisa dibilang mmmmatang. Kami mempersiapkan drama roleplay yang betul-betul mengandalkan naskah. Dan setelah melihat penampilan-penampilan kelompok lain, gokss!!! Keren-keren coy! Mereka menampilkan benar-benar budaya negara yang mereka angkat. reaksi gue dan kelompok dihari kedua. Panik! Karena kita berfikir cerita yang berandalkan naskah dengan penuh percakapan itu membosankan! Kita harus ada sesuatu yang beda. Daaaaannnn setelah waktu sore dimana hari kedua selesai, kami pun merombak isi cerita 1hari sebelum pentas. Bingung dan kepalang harus dan mau bagaimana. dan untungnya, kelompok gue bageur bageur. Mereka sangat grecep dalam menyikap suatu hal yang terdesak. Serius. Contohnya, ketika kita lagi nyari kostum negara belanda, dimana penyewaan bajunya itu sekitar 250ribu perkostum. yakali..... kita patungan ngga cuma buat kostum doang. 

Dan Edna, bisa dibilang ibu peri dalam hal ini, karena dia kenal dengan seseorang yang menyewakan kostum kenegaraan dengan harga 100ribu. Alhamdulillah wasukurilah, kita langsung terjun mencari lokasi yang tempatnya berdekatan dengan mall pondok indah :" cukup jauh loh teman-teman. Tapi ngga menyurutkan semangat kita untuk menampilkan yang terbaik.

Rifani, atau biasa dipanggil acil, harus memakai baju minim dan benar-benar ala-ala belanda. Doi sih pantes2 aja makainya, cuma dia rada ngga pd sehingga harus dirayu dan dipaksa sama gue dan yang lainnya dan akhirnya diapun mau... dan dia juga sukses menghapal satu dialog dihari H :'

Yara, yang bertugas mencarikan musik dan gaya tarian yang akan dipentaskan juga membawa kabar baik dihari dimana kita akan tampil dan latihan hari itu juga dengan mengajak teman-teman lain untuk berpartisipasi dalam drama kami. Dia dan juga Raras, Edna Rela-rela sampai mengunjungi dan meminjam peralatan khas belanda di salah satu restaurant khas Belanda di daerah tebet. 

Dan bubu, sama gue, mau-maunya dijadiin pasangan suami istri yang baru saja melaksanakan pernikahan. Ingat, ini adalah untuk nilai, apapun gue lakuin untuk yang terbaik dan kesuksesan kelompok kami. Dan saat pentas, sempat trouble, karna laptopnya mati dan harus panik meminjam kesana kemari tapi bukan mencari alamat. dan Bella sebagai narator juga pemegang musik (istilahnya) bersedia membantu kami. Selesai sudah, kami tampil dan menjelaskan kenapa kami memilih drama tersebut dan kaitannya dengan budaya belanda.

Di penghujung acara, diumumkan stand siapa yang terpilih dan drama roleplay terbaik. meskipun ngga dapat stand terbaik, tapi kami terpilih drama terbaik :' yang saat itu juga negara Yunani juga terpilih. Kelompok kami pun bangga dan ngga nyangka bakal terpilih... waaa thanks kawan-kawan. Gue seneng punya kelompok yang bisa berpartisipasi dengan sangaaaat baik. dan disini yang gue suka adalah, Tidak adanya Salah-Salahan atau Lempar kesalahan. Semuanya bekerja sesuai apa yang memang sudah ditugaskan :)))

Tidak ada komentar:

Posting Komentar