Senin 5 Agustus 2013. 00.35 Di Kamar.
Rasanya pengin banget nulis, dimana kepala gue lagi mentok mikir keras untuk mengerjakan satu hal. Dan menulis adalah salah satu tempat pelampiasan gue. Kali ini gue mau cerita tentang apa ya? Tentang seseorang . Yang menginspiratif. Yang bikin semangat. Yang bikin senyum. Yang bikin salting. Yang bikin hati ini rasanya adem walaupun kadang asem. Ya dia adalah orang yang ngga pernah habis bikin gue terus bercerita tentangnya. Idiw...
Sebut saja namanya Bageur. Bukan nama sebenarnya yang pasti. Bageur itu adalah artian dari bahasa sunda yang berarti Baik, Santun, dan sejenisnya yang ditujukan pada orang. Semenjak ada dia, gue gak pernah kehabisan cerita untuk ditulis. Selalu saja ada tingkah dan kisah nya dari dia. Selalu saja ada tanda yang membekas dikepala ini ketika gue melihat senyumnya. Senyum yang mungkin jadi dambaan semua orang, Senyum yang ngga akan pernah berhenti terus memancarkan sinarnya pada orang lain yang melihatnya, seperti bintang kecil.
Belum lama, kita ketemu, dan gue sangat menantikan itu, walaupun gue ngga tau harus dan akan berbuat apa ketika sudah bertatap muka dengan mu. Tapi, kamu selalu bisa mencairkan suasana hati gue yang beku. meluluhlantakan rasa ragu untuk memulai sebuah percakapan dengan mu. menggerakan otot-otot dalam tubuh ini bekerja untuk terus bisa dekat denganmu. Ecie...
Kamu tau, pada pertemuan kita kali itu, atau berikut-berikutnya, gue ngga pernah ingin sedikit pun mengecewakanmu bageur. Gue ingin selalu mendapat nilai plus dimatamu, walaupun aku harus mengantri mendapatkannya seperti mengantri pembelian tiket kereta pulang kampung, mengantri tiket nonton breaking dawn dua, dan masih banyak lagi, Gue rela. Bukan karena gue bodoh melakukan itu, tapi ini memang dorongan hati yang selalu ikhlas melakukannya. Untuk orang yang gue hargai dan berarti serta punya tempat disini (re:Hati).
Tapi kalau gue boleh jujur, yang tidak gue kuat adalah ketika gue harus berdesakan dengan banyaknya orang yang ingin membeli tiket yang sama. Mereka yang lebih (materi dan fisik) selalu menjadi no satu dan pertama untuk bisa mendapatkan apa yang mereka inginkan bageur. Sementara gue? menjadi no antrian ke 100 pun belum tentu gue bisa mendapatkan tiket itu.
Bukan masalah waktu dimana gue harus menunggu, atau dimana gue harus bersikap sabar, tapi gue ngga tau lagi bagaimana caranya biar bisa bersaing secara sehat. Bageur, tahukah kamu? Aku selalu ada cerita yang berasal dari kamu. Cerita yang bisa buka pikiran aku untuk terus menulis dan bercerita. Sekarang, ataupun kelak. Kenapa kamu ngga pernah ngerti dan ngga pernah sadar bageur?..
Aku berusaha bertahan ketika aku mendengar kamu menceritakan atau diceritakan orang lain. Aku selalu menutup kupingku dan menelan omongan itu dalam-dalam dan meyakinkan diri gue untuk tidak patah semangat. Tapi akankah itu terus bertahan? sampai kapan? kamu tau? rasa ini benar-benar ada, dan utuh. Semua orang baik dalam hidup gue, semuanya gue sayang, dan gue berusaha mencerna apa sebenarnya yang ada dalam pikiran yang ngga pernah gue ngerti ini. Kalaupun sebagai sahabat, gue akan bertindak sebagai itu. Kalau lebih dari sahabat? Gue ngga pernah berekspetasi lebih ketika gue harus melihat dengan mata kepala sendiri, obrolan kamu dengan orang lain, ekpresi kamu, semangatnya kamu. gue merasa menjadi angka nol dalam catatan hidup kamu, dan selalu punya nilai setitik dari banyaknya gumpalan besar yang merupakan orang-orang penting dalam hidup kamu bageur.
"Gue juga udah berusaha untuk melupakan semuanya, tapi ketika bertemu, selalu saja ada alasan untuk mengingatmu kembali. Yaitu melihat senyumu"
Mungkin ini adalah sebuah tulisan tak berarti, tulisan kusam dalam sebuah blog yang isinya hanya curhatan, tapi ketahuilah, semenjak ada kamu, gue ngga pernah berhenti buat cerita. Bukan berarti gue galau, tapui gue menganggapnya sebagai latihan dasar dimana gue ingin sekali menjadi penulis seperti Bernard Batubara atau para penulis muda terbitan bukun* dan bentan* ....
Bageur.... ketahuilah, i'm really proud of you. and always give a place for you're name in my life :) *sorry kalau ngga karuan. suka rada saklek* goodnight little star. terus, siapapun yang gue panggil bageur itu, belum tentu bageur yang gue maksud. -,- cuma gue dan Allah yang tau semuanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar