Selasa, 17 Desember 2013

Selamat 20 Tahun, Odhit :)))

18 Desember 2013, tidak terasa waktu begitu cepat membawaku ke umur 20 tahun sejak 1993 lalu. Banyak story of my life yang ngga bisa dijabarin satu persatu.... hanya point-point besar yang terekam sepanjang perjalanan hidup ku...

Di 20 tahunku, Aku.....
Menemukan orang yang lalu lalang dalam kehidupanku, sejak kecil, sejak aku menginjakan kakiku pertama kalinya, dan melihat dunia luar bersama kaki kaki mungil lainnya, yaitu teman masa kecilku, yang entah siapa dan dimana sekarang berada, itu hanya orang tuaku yang tau. Mereka juga mungkin ngga tau mungkin.... setiap aku berpindah untuk tinggal membangun 'istana' kecil bersama orang tuaku, disitulah aku menemukan cerita baru, bersama teman baru...

Setiap orang pasti lupa akan kenangan masa kecil saat bayi. akan ingat kembali ketika sudah menginjak balita. Meskipun tau, aku hanya mendengarnya dari cerita-cerita dari orang tuaku, ketika aku tumbuh gigi, ketika aku mulai berbicara, ketika aku memanggil sebutan orang tuaku dengan 'bapak' dan 'mamah', ketika aku mulai merangkak kesana kemari membuat orang tuaku khawatir, lari lari kecil didepan rumah, ketika aku menangis, dan cerita utama adalah ketika aku baru lahir dan sempat tertukar karena bapak menggendong anak orang -.- tapi tersadar ketika diberi tahu oleh suster yang merawatku......

Ketika aku beranjak ke umurku yang balita, aku senang, karena menurut cerita orang tuaku, aku lucu , setiap orang tua pasti akan menilai anaknya seperti itu ketika masih kecil. dan aku selalu ingat kasih sayang kedua orangtuaku ketika aku masih berjaket kain lembut, memeluk bantal guling berkarakter kartun, ketika aku masih menyusui dengan botol dan suka susu putih.

Bukan hanya orang yang lalu lalang, tetapi juga cerita yang penuh jatuh bangun, penuh susah senang, penuh luka tawa, semua terangkum dalam memori ku dari aku kecil, ketika aku dan keluargaku merangkak menuju sebuah 'istana megah' ini... dengan penuh semangat. Dari kecil, aku juga semua sanak keluarga, dibesarkan dengan mengutamakan agama, etika, tatakrama, sehingga aku besar dengan aturan-aturan positive keluarga yang membuatku tumbuh besar dengan masih memegang teguh yang diutamakan dalam keluarga.... 

Waktu begitu cepat sampai aku mulai masuk ke Taman Kanak - Kanak, dimana aku meminta sekolah dengan sendiri nya, walaupun kata ibu gurunya, umurku terlalu muda untuk menginjak TK Nol besar. aku menemukan orang-orang baru yang sangat membuat ku nyaman, aku belajar membaca, belajar menghitung, walaupun masih awam dengan dunia luar. aku hanya tau belajar, sekolah, biar pintar. Itu yang selalu mamah tekankan. Dan bapak bilang, sukses itu buat kamu sendiri kok,, tapi jangan lupa shalat.

Waktu terus berjalan sampai aku menginjak sekolah dasar. di masa ini, aku mulai melek dengan realita-realita yang ada di dunia, karena teman-temanku memberikan 'ilmu' baru baik atau buruk, tetapi aku selalu berfikir untuk tetap baik. pesan mamah dan bapak tetap sama. belajar, biar jadi anak pintar. Sampai pada saat ini, aku takut untuk melakukan hal yang dilarang oleh orangtuaku. karena aku tau, mereka inginkan yang terbaik untukku.

Tibalah aku di Sekolah Menengah Pertama, kembali menemukan orang baru, cerita baru. Tapi pesan dari mamah dan bapak tetap sama. SAMA. aku tidak pernah terbebani dengan pesan itu, aku malah harus tetap menjunjung tinggi pesan itu. Di SMP, aku juga lebih terbuka dengan dunia ini, karena zaman semakin berubah sesuai dengan perkembangan yang ada. 

SMA, ketika aku sudah menginjak umurku yang ke 17, tapi tetap saja pesan dan aturan akan selalu ada. aku menemukan orang-orang baru, ilmu dan pengetahuan baru, dari siapapun itu, karena kita berasal dari berbagai kalangan. sampai pada saatnya aku menginjakan kaki di universitas tempat dimana aku menimba ilmu saat ini..... 

Aku bersyukur Allah selalu bersama ku, mendengarkan setiap doaku, meskipun aku bolong-bolong ketika menghadapnya, tapi kehadirannya selalu ku rasakan dalam setiap helaan nafasku satu detik saja. Allah selalu memperkuat imanku ketika aku menemukan 'jalan berkerikil' dengan megarahkanku pada jalan yang semestinya. Allah membukakan mata dan hatiku, ketika aku merasakan gundah gulana yang kadang timbul begitu saja dalam hidupku. Allah adalah segalanya dalam hidup ini, begitupun dengan umat islam lainnya.

Terpenting lainnya dalam hidupku lainnya adalah orang tuaku, Mamah dan Bapaku..... dari sini, aku sangat mengucapkan terima kasih selama 20 tahun ini, tidak pernah letih mengurusku, menguras keringat dan tenagamu, untuk menghidupi ku sampai saat ini dengan kasih sayang, walau terkadang, balasanku belum setimpal.

Terima kasih sejak aku lahir ke dunia ini, dan berselimutkan kain pernel, menyusui, memberi makan, memberikan nafkah baik jasmani ataupun rohani, memberiku apa yang aku butuhkan dan aku minta, walau ku tau, mungkin terkadang itu berat rasanya. Tapi kalian selalu bisa membuatku terus semangat dan maju tak gentar menghadapi halang rintang kerasnya dunia ini....

Terima kasih, atas tiada lelah dan capeknya, mengurusi ku dari membedong badanku, sampai mengantar jemputku kemanapun aku pergi. Terima kasih Allah, sudah memberiku orang tua seperti mereka yang 20 tahun setiap menyayangi anaknya ini. Semoga aku dapat panjang umur dan memberikan kebanggaan bagi mereka. Karena memang itulah motivasi terbesarku.

Dan maafkan aku pak, mah, kalau baru memberi sedikit senyum bangga dari ku. Aku janji akan selalu tetap berjuang membuat bangga kalian, di 20 tahunku, juga tahun-tahun seterusnya. Semoga pintu kesuksesan benar-benar berada satu jengkal saja dari hadapanku, walau satu jengkal itu, sangat berat rasanya untuk menempuhnya.......
Singkat cerita ini, yang tidak bisa dijabarkan betapa berharga nya hidup ini dilalui dengan banyak cerita, banyak orang, banyak pengalaman.....
Happy Birthday, Odhit .



Selasa, 10 Desember 2013

MISS YOU, KAK. @/A.S

Kak. Apakabar?
KakakSehat?
Lagi Sibuk apa sekarang?
Mami  apakabar?

Sedikit pertanyaan itu, tapi satupun ngga terjawab. Lama rasanya engga ketemu. terakhir ketemu di BS. mungkin waktu yang sempit ngebuat aku, dan teman-teman AL sulit untuk berkunjung ke lokasi. Tapi rasa kangen nya udah bukan kaya fans ke idolanya, huehue, tapi seperti kakak sendiri, hehehe. ngarep. Intinya begitulah.

Rasanya makin jauh aja, jauh dalam jarak bertemu, padahal lokasi nya ngga jauh-jauh amat, haha. Terakhir, aku liat update twitter kakak sedang sakit sepertinya... tapi, semoga kakak selalu diberi kesehatan, amin. dan terakhir, denger kabar kaka, dari seseorang. sampai sekarang ngga tau lagi kakak bersama siapa, dimana, sungguh ingin rasanya bertatap muka dan mengobrol walau hanya sekedar bertanya ke empat point diatas... 

Ngga kerasa, rasanya sudah hampir 3 tahun kita kenal ya? Masih inget ga pertama ketemu? Di Kopri, dimana kakak lagi break, dengan pdnya diantar kawan mengunjungi kakak, dengan kaki dan tangan gemetar melihat orang yang dikagumi pada sebuah serial televisi, uwew.
Dengan rasa sabar dan terus mengejar, aku berharap bisa mengenal kakak, finaly, kakak membukakan pintu untuk itu. 

AAA NGGA PAHAM gimana rasa senangnya kala itu. apalagi waktu dirumah kakak pertama kali, ada hal yang sangat sangat sangat buat aku senang. dan gak pernah dilupain. Bersamaan dengan itu, aku juga mendapatkan kawan-kawan baru yang sangat ramah dan mengasyikan. mereka sangat welcome dan kompak. 
Jadi inget dengan satu masalah ketika X dengan seseorang yang baru, kita semua turun tangan melawan nya, hahaha aduh kocak. Meskipun hanya dari social media, tapi peluru twitt nya sudah seperti amunisi yang menembakan musuhnya secara cepat tanpa jeda, yang akhirnya X dengan yang baru nya itu juga kandas. Reaksi awal pas tau kabar itu, ketawa ala joker. Jahat sih... tapi yaudahlah ya engga kenal juga, Huehue.

Aku juga ngga pernah menyangka akan bisa kenal dengan kakak,serta sebagian teman dan keluarga kakak, seorang public figur yang waw menurutku. Menjenguk kakak ketika dirumah sakit, ada yang nungguin kakak take sampai pagi, ada yang dari jauh-jauh dari luar kota. Hahaha... yaampun, yang namanya kenangan emang ngga akan pernah hilang.

Tapi intinya apapun keadaannya, apapun kondisinya, apapun kenyataannya, semoga kakak diberikan kesehatan, dan kesuksesan dimanapun itu :))) tetap ingat dengan AL, walaupun aku bukan yang pertama. tapi aku salut liat act kakak kenapa kalau jadi antagonis itu dapet banget, begitupun teman-temanku bilang :')) yaudah, AL selalu mendukung yang terbaik untuk kakak, dan dengan siapa kakak . semoga dalam waktu dekat, kita bisa berkumpul kembali. Huehue~~

Bisa dibilang kangen sih....

Terkutuk kawanku.....
Astagfirulah, salah. Teruntuk, Kawanku....

Mungkin kalimat pertama adalah kalimat yang pasti dibaca duluan lalu memberikan makna dan kesan yang lebih jujur. tapi tidak untuk ini. harus dibaca sampai habis rangkaian kalimatnya, kalau tidak, itu akan memberikan kesalah pahaman besar bahkan kehancuran.

Sebenarnya ngga niat nulis, tapi karena ngga ngantuk dan lagi main facebook, munculah niat ini, di profil facebook gue, terpampang jelas foto bersama kawanku sedang bertiga di suatu tempat beberapa waktu lalu. Rasanya, kala itu sangat nyaman, tenang, sejuk, dan masih merasakan kehangatan sebuah pertemanan.

Tapi entah kenapa belakangan ini, ada sesuatu yang mengganjal dan memudarkan rasa itu. dari semua pihak, tidak hanya menyudutkan orang lain, ya itu memang benar. pernah dengar kata 'tali yang sudah putus, tidak akan bisa disambung kembali, meskipun bisa, itu tidak akan serekat dulu' . kalimat itu seringkali diucapkan oleh orang-orang sehabis putus tapi belum bisa move on, hahaha. Lah.

Tapi, apakah kalimat itu berlaku untuk yang namanya sebuah perkawanan? apa ada yang namanya putus untuk tali perkawanan? jawabannya bisa tidak bisa ya, tergantung bagaimana para tokoh yang mengalami itu menyikapinya.
Ini mungkin terjadi saat ini dalam cerita hidup gue. Sebuah keretakan yang entah berasal darimana. Tapi ini adalah  gue anggap sebagai sebuah koreksi diri, menemukan letak kesalahan dan uji kemampuan untuk keep fighting. 

Rasa sakit, dan kecewa yang didapatkan terkadang menemukan titik lelah ketika berada dalam diam. tapi, Waktu seperti roda yang terus berputar. tidak stuck hanya dalam satu posisi. Dan dalam proses berputarnya, membuat ini semakin kuat dan membuat gue jadi manusia tangguh. HueHue. kalau kata teman gue, seperti Ultramen. Ya, mungkin begitu, tapi.... ultramen selalu berkelahi dengan musuh pasti.

Tapi tidak dengan gue, selalu ada hati nurani, dan hati yang menganggap kawan adalah kawan yang suatu saat mungkin bisa menjadi lawan. pikiran ini, dan hati ini harus tetap berpositiv thingking, karna negative malah membuat semua buyar. seperti rasa deg-deg-an berlebihan kalau mau presentasi. kata seorang teman, rasa itu harus dinetralisir supaya tidak membuyarkan pikiran. FOKUS. dan FOKUS.

Kalau diflashback kan kembali, antara kebaikan dan keburukan adalah 50:50 ketika keadaan berimbang seperti itu, susah untuk melihat apa yang jelas, dan apa yang pasti. tapi sekarang mungkin sudah 75:25. sangat signifikan memang. tapi itu real. itu terjadi.Mungkin ini adalah masa dimana ada nya sebuah perbedaan. Biarlah itu menjadi urusan masing-masing orang dan hanya waktu yang dapat mengatur nya kelak. membawanya ke arah yang lebih baik atau buruk.

Apapun yang dibawa oleh waktu, itulah konsekuensi yang harus diterima. Intinya, jalan itu kedepan, jalan itu gerak, tidak diam ditempat, dan jalan itu selalu ada halang rintang yang harus dilewati dengan tenang. Kita perlu bercermin, dimana bagian tubuh ini yang harus di 'tembak' untuk dihilangkan bekasnya. Karna kalau terlihat orang lain, akan membuat berfikir kalau ini adalah bekas kejahatan. APAAN DAH. GEGARA BANYAKAN baca detective conan. Tapi itulah intinya.

Entah apa yang membuat orang saling membunuh, tapi untuk saling membantu, perlukah ada alasan? Kebenaran hati untuk membangkitkan semangat diri, bukan untuk membunuh orang. SINICHI - RAN.

Quote by Sahabat : Orang biasa, masih memikirkan apa yang orang lain omongin. Orang luar biasa, memikirkan masa depannya- YD. 

Tapi selalu ada tempat untuk yang namanya kawan. Kecuali musuh, yang sejak kedatangannya, harus dibatasi dengan pagar api. Bila terlanjur dimasukinya, pintar-pintar untuk melewatinya, dan berhati-hati.


Senin, 18 November 2013

Kamu Telah Memilih Pilihanmu....


Ia. seperti judulnya. Kamu Telah Memilih Pilihanmu, itu artinya, aku harus mundur dari peperangan yang tidak pernah aku ketahui apa yang harus aku lakukan......

Cah! serius amat. ini adalah sebuah cerita fiksi ataupun non fiksi, tergantung pembaca aja menilainya gimana. aih kamfret. lagi nulis ginian, now playingnya Tambatan Hatinya Five Minutes. Indonesia sih, tapi sempat jadi lagu soundtracknya drama televisi favorite gue, hahah. tapi maknanya dalem...

oke. jadi gini. ada seorang cowok yang menyukai seorang cewek di kampusnya. sebut saja cowok itu Heiji, dan cewek itu kazuha. ini detective conan apa bukan sih, Bukan. ini detective cinta. alah basi ah. oke. jadi takagi itu salah satu cowok favorite di angkatannya. pintar, ramah, meskipun tidak ganteng, tapi dia punya daya tarik tersendiri. dia pun mempunyai banyak teman.

suatu ketika Heiji merasa jatuh hati pada Kazuha, cewek paling populer dikampusnya. lama telah takagi memperhatikannya dan berhasil dekat dengannya walaupun hanya sekedar pertemanan. Heiji takut dan enggan kazuha mengetahui perasannya sebenarnya karena takut kazuha menjauh darinya. Heiji lama sudah memendam rasa pada kazuha, dengan berbagai pengorbanan yang kazuha mungkin tidak sadari. Heiji tidak pernah letih untuk terus bersigap menjadi orang nomor satu yang bergerak ketika kazuha sedang kesusahan. 

Tapi suatu hari, Heiji mendapatkan berita yang tidak mengenakan dan menjadi petir dalam dirinya dan mematahkan hatinya. Kazuha ternyata dekat dengan orang lain, dan kabarnya mereka berdua akan bersatu. sebut saja namanya Tedi. yallah .... jauh banget dari Heiji, kazuha, ke tedi. yaudah gapapah. namanya juga samaran.

Heiji merasa hancur lebur pada hatinya, tapi dirinya selalu kuat dan berusaha tegar menerima kenyataan yang ada. Heiji seringkali membiarkan dan mempersilahkan kazuha dan tedi berduaan, meskipun sedang ada dirinya. air mata Heiji rasanya ingin jatuh persecond, dan pondasi yang ia bangun untuk kazuha, runtuh seketika, tapi Heiji selalu bersikap tegar walau hatinya menjerit. Yang ia pikirkan adalah kebahagiaan Kazuha yang ia tau kazuha sangat nyaman dengan Tedi. 

Tak ada lagi jenis pisau yang membedakan rasa sakit, semua pisau seperti tertancap pada tiga titik tumpu pada badannya. tenggorokan, dada, dan perut. seolah mengoyak apa yang ada dalam tubuhnya. Lelah yang dirasakan takagi telah berlama tidak mendapatkan bendera kemenangan, dan berada dalam garis finish atas urutan nomor satu. padahal dirinya sudah berusaha untuk 'ngegas' menjadi yang utama. sampai pada satu ketika, Heiji mendengat perkataan kazuha....

"Aku suka dengan Tedi", padanya.

gue yang buat cerita ini ngga bisa kebayang gimana rasa sakitnya mendengar itu. andai kata ada anak tangga, mungkin gue naikin terus manjat genteng benerin genteng bocor. NGGAAAA! bukan. mungkin gue akan terdiam lesu sejenak.

Ya, begitupun Heiji. Dia sangat sedih dan hancur mendengarnya. Kenapa kazuha tidak pernah merasakan apa yang ia rasakan., kenapa ia tidak pernah mengerti semua bahasa yang sudah dikerahkan padanya. merasa tidak ada kesempatan di hatinya kazuha, Heiji mundur perlahan dan memutuskan untuk menjadi teman biasa untuk kazuha. meski dirinya tetap merasa sakit dan butuh lama waktu untuk melupakan orang yang selama ini mengisi hatinya. dan ia berucap di keheningan malam...

"Kamu telah memilih pilihanmu".... dengan dua tetes airmata yang jatuh tepat di kedua tangannya yang sedang mengepal. "aku akan ikhlas melepaskanmu, dan aku akan tersenyum diatas bahagiamu walau terasa menyakitkan untuku"...

ya. mungkin sebagian cowok memandang itu adalah hal yang lebai dan cengeng. Tapi tak bolehkah seorang laki-laki menangis atas rasa sakit yang ia alami? bukankan laki-laki juga mempunyai perasaan? ya, mungkin semua orang berbeda,
dan akhirnya, takagi berusaha untuk tegar meskipun jawaban sang idaman hatinya telah memilih. dan pelajaran yang dapat di petik adalah....

'pikir aja sendiri, apabila kamu mempunyai perasaan, perasaanmu akan menjawab itu"...

Cah Gile...

Aloha...balik lagi ngeblog. minggu ini tugas clear sob. (hari ini sih ngomongnya gitu, ngga tau besok). banyak banget sebenarnya apa yang ingin gue ceritain, sampai gue juga ngga tau harus mulai darimana. judul kali ini aja 'Cah Gile' itu juga asal nulis. disambung-sambungin aja nanti sama apa yang gue tulis disini.

Oke, mungkin gue sekarang mau cerita tentang dua orang yang gue kagumi sob. ada dari jurusan gue sendiri, ada dari jurusan lain. ada senior, dan ada junior gue sob. gue cerita dari jurusan gue aja , tapi disini gue ngga ngasih clue tambahan apapun, sebut saja namanya RAN. yes, ran bisa randi, bisa randa, bisa rano, bisa rangga, haha. memang terlalu banyak samaran disini. tapi, yaudahlah ya. kalau orangnya ngeh, pasti ngerti siapa itu 'RAN..... oke. gue salut dan kagum banget sama dia. Kalau gue denger dari cerita kebanyakan orang tentang dia, gue sih ya netral-netral aja, toh gue juga ngga terlalu deket sama dia. Tapi, setelah sekian lama gue sering ngeliat nih, gue punya pandangan tersendiri soal doi. dia baik. sangat baik, tapi mungkin ada sisi sisi yang belum gue ketahui sehingga gue belum bisa menilai secara objektif, usut semakin kusut, .... salah fokus. usut punya usut, doi orang yang tenang dan kalem, cah gile. gue ngga nyangka aja dari luar sih boleh 'macem-macem', dalamnya beda banget coi. apalagi kalau udah merasa proximity antara kita itu semakin kuat. haha...
Gue pernah denger hal negative tentang doi, tapi di telinga gue menangkap komentar dia tentang itu dengan sangat tenang 'biar bagaimanapun, orang seperti itu membuat kita jadi semakin maju dan semakin banyak memperbaiki diri. kalau ngga ada kaya gitu, hidup seperti tanpa garam, dan selalu bersyukur aja'. anjasmaraaaa.... gue aga  merinding sih, dengan bicara kaya gitu, gue berkesimpulan mendadak kalau tameng dalam dirinya kuat. FIX. gue suka. suka, ya. kagum. bukan suka sayang -,-" haha sayang juga gapapa ya? cah, gile. kan memang harus saling menyayangi kan kalau sesama manusia teh, ngga boleh saling benci :p dan disini adalah orang diluar konteks teman dekat yaw.

Oke, gue berharap doi akan selalu seperti itu walaupun badai menghadang hidupnya, gue percaya sikap nya yang seperti itu bikin doi selalu kuat, pasti. dan gue bisa tambah deket deh ya, haha. pertemanan loh. per-te-ma-nan. 

Yang kedua, gue bahas yang lain jurusan. aaaaah ini juga gue engga deket. tau dan kenal karena pernah satu acara doang sih. itu juga jarang banget berkontakan langsung. baru beberapa minggu lalu, gue minta tolong sama doi, buat satu hal. dan dia sangat bijak ingin membantu. cah gileeee... kayaknya gue terpesona. kan...udah kek sinetron era 90-an aja. untung bukan tersanjung.
iya sosok nya menurut gue sangat biasa dan aga serem. tapi sumpah, kenal dengan personality nya itu baik banget. gue bisa liat dari matanya. mata yang ingin melindungi. mata yang tidak ingin menyakiti. mata yang tulus, yang jelas, mata yang bukan mata-mata atau mata keranjang. haha...
dan bentuk kekaguman gue terbukti ketika setiap kali bertemu, gue mendadak ngefreez. ngga kaku kaku banget sih, tapi sedikit ada angin di dalam rongga dada ini. CAH GILE. 

Etapi bener kok, jujur. kalau dilanjutin, gue bisa ada rasa yang aneh-aneh, kagumin aja dulu, tapi kan ngga tau kedepannya hehehe... satu hal yang khas dari dia, dia selalu menyisir rambutnya kesamping atau ke belakang. weeeewwwww....namanya itu......seperti salah satu boyband indo, tapi jelas bukan boyband indo. cah, sok ngasih clue gitu, padahal ngga tau bener apa engga. yaudahlah ya, ngga penting juga. toh ini sebagai bentuk kekaguman gue semata, sukur-sukur, bisa sehati, duh ileh. pengin bangetan apa dhits....fokus woi, liat yang pasti - pasti aja, yang ada didepan mata (Project maksudnya). hahaha. 

gue berharap banget bisa mengenal dekat, tapi gue ngga tau harus dari siapa yang bisa menjembatani gue dengannya. secara jurusannya aja gue lupa. apalagi jurusan rumahnya. gue ngga tau :'((
semoga aja gue bisa sering ketemu dan bahkan lebih banyak berkomunikasi. karena tindakan spontan kalau ketemu aja kaya tikus dikejar kucing. LARI, padahal belum tentu tuh kucing doyan. lah. ini bahas apa? yaudah gitu sih intinya bos :))))
Banyak orang disekitar kita, tapi hanya beberapa yang bisa merenggut hati, bukan yang lain. 

Sabtu, 12 Oktober 2013

L E G A

Lega... itu bisa membahas tempat. Tapi Lega yang gue maksud adalah perasaan puas atas segala hal yang betul-betul ditahan dan keluar juga. 

Lama nyimpen semuanya sendiri. Berbagi cerita hanya pada orang lain disana yang jauh, dari segala aktivitas kampus, yang mengerti sama keadaan dan kondisi ini. Yang sedang meradang akhir-akhir ini, dan tentunya dalam diri ini, sendiri. 

Beberapa waktu lalu, gue nyoba buat cerita sama salah satu teman kampus, tentang semuanya, yang terjadi, yang ngga pernah gue prediksi, ngga pernah gue pikirkan sebelumnya, dan gue bingungi. Awalnya rasa berat dan ragulah yang ada dalam benak ini. Kalimat yang ingin gue keluarkan seolah menjadi amandel besar dalam tenggorokan gue yang sulit sekali gue keluarkan, karena tertahan. Dahsyat.

Entah mengapa, pada nya, gue merasa ingin sekali cerita dan berharap akan ada 'pengertian' dengan kondisi ini yang terjadi. gue takut impact nya setelah gue cerita akan gimana-gimana. Tapi diri ini letih sudah menahan besi yang beratnya bertambah setiap hari, dan diletakan pada pundak ini, dibawa kemanapun gue melangkah.

Gue putusin buat cerita. Dengan percaya sama janji-janji orang itu buat bisa 'paham'. YES dia paham, dan sudah sangat mengerti posisi gue. bahkan sudah menduga. Dia cuma bisa kasih saran yang terbaik buat gue. Tapi itu adalah saran yang amat sangat susah buat gue. Oh good. Tapi disisi lain, ini adalah hal yang ngga mungkin terjadi. Ngga mungkin bisa terealisasi, yes i know. But, i just want.... dia tau perasaan gue, udah. selesai. Tapi gue ngga ada kemampuan memberanikan diri untuk itu.

Cuma bisa lihat dari jauh. Cuma bisa lihat siluet wajahnya yang terhalang sinar matahari, cuma bisa lah judulnya. Dan yang terparah adalah cuma bisa diem saat yang lain datang menghampirinya. Mau berkata buat apa? Mau bertindak juga buat apa? Semua pasti ngga ada hasilnya, gue juga males. Haha. kadang, gue berfikir, capek banget harus mikirin apa yang memang seharusnya ngga gue pikirin? Tapi, usaha melupakan itu ngga semudah balik tapak tangan, tapi gue butuh itu. Kata sohib gue :


"Lupa itu ngga akan pernah bisa. Biarpun udah lama aja, memori orang bakal tetap ke inget, Dibawa biasa aja. Karna itu tergantung Lo"

 Omaygad. ngejad jedug banget kalau kata 'melupakan' itu ngga bisa terealisasi. Karena gue butuh obat yang memperpanjang nafas gue, tapi obat itu gak ada saat gue lagi sekarat. Mak jeeeennngggg.
Simple banget gue cerita,tapi berat banget yang dirasa.
Simple banget gue berkata, tapi lekat banget apa yang dirasa.
Simple banget gue berkaca, tapi sulit kali gue menata.
Elaaahhh....sampai kapan kaya gini? waktu. cuma waktu yang bisa jawab, tapi kalau kata sohib gue lagi... "Jangan Pernah Nungguin Waktu, Kalau Lo Sendiri Ngga Berusaha"
Iya, udah usaha banget. Tapi semua buyar kala gue harus berdiri di depan - Nya.

Dan gara-gara itu gue jadi suka detective conan. selain sisi cerita yang menarik, sisi sinichi dan ran yang inspiratif. Seandainya bisa, kaya gitu. Tapi itu khayalan aja. Haha. Seenggaknya, gue yang berfikir akan dapat respon ngga enak, bisa lega cerita dengan solusi terbaik. Tinggal bergerak nya aja.



Selasa, 01 Oktober 2013

Kata-Kata Tak Terungkap....

Cerita ini singkat, bermakna, tapi sulit mengartikan dan diartikan. Jadi, begini.....(Sebelum itu, apa yang ada disini, bisa fiksi, bisa non fiksi, jelas pelakon dalam cerita ini tentu samaran).

Ada seorang cowok sebutlah ia Kaka. dan seorang cewek sebutlah ia Kika. mereka satu kampus dan pekenalan mereka bisa dikatakan singkat. Perkenalan yang dipertemukan didalam sebuah perkumpulan. Meskipun mereka berjarak 1 tahun, dengan Kaka yang lebih tua, tidak menyurutkan mereka untuk berteman. 

Dalam setiap acara yang diadakan perkumpulan tersebut, Kaka merasa nyaman dengan Kika yang selalu menjadi peran penting dalam acara itu. (Engga tau sih penting apa engga, katanya si Kaka sih gitu) hehehe.... Kaka yang tadinya bersikap cuek dan sedikit angkuh dengan Kika, mulai luluh dengan segala kebaikan Kika. Siapa orang yang tidak terpesona dengan baiknya orang lain? 

Kaka mulai merasa nyaman dengan segala keadaan dimana ia bersanding dengan Kika, dan sedia setiap saat ketika Kika membutuhkannya. Mungkin Kika bukan cewek pertama yang pernah ia sukai. Tapi Kaka memandang Kika dengan berbeda, Kika seorang cewek yang beda menurutnya, Entah dalam hal apa. (Gue ngga tau, ini cuma cerita). 

Kaka merasa senang karena merasa Kika memberikan feedback baik padanya. seolah Kika menerimanya dalam hidupnya. Saat itu, Kaka hanya tenggelam dalam perasaannya dan tidak sadar bahwa dirinya tengah berada di laut yang penuh gelombang. Bertahan ditengah derasnya ombak dan badai, yang hampir ditenggelamkan oleh karang. Dirinya terlalu terbawa suasana dan tidak menyadari bahwa Kika adalah orang yang disukai banyak orang, (gue juga gatau siapa, ini cuma cerita). Kenyataan pahit harus diterimanya ketika ia mengetahui bahwa Kika bersikap sama pada orang lain yang Kika lakukan padanya.

Tapi, lagi-lagi Kaka buta akan cinta. Pandangannya tentang Kika yang berbeda membuatnya tetap bodoh menyebrangi laut yang deras akan ombak dan badai tanpa pelampung. Kali ini, dia mencoba melewati terjangan itu untuk sampai ke pulau (Kika), dengan membuatkannya satu hal yang berbeda. Satu hal yang diinginkan Kaka pada Kika, yaitu memberi tahu perasaannya yang sebenarnya.

Berkali-kali Kaka mencoba mengutarakan apa isi hatinya. Tapi kembali tidak bisa karena tertahan suatu hal. Kaka orang yang kurang berani untuk menyatakan perasaannya, walau itu menggebu. Karena sikapnya yang seperti itulah, ia juga harus merasakan 'sakit' ketika melihat Kika bersama dengan orang lain... entah siapa orang itu.

Kaka tenggelam........(Untung bukan tersesat ya, Butiran Debu abis, diganti jadi Butiran Laut? Butiran Karang, hahaha). Ia mencoba mencari apapun yang bisa menyelamatkannya dari tenggelam itu. Dia berusaha berenang walaupun ia tidak bisa (maksudnya, Ia mencoba melupakan Kika, walaupun itu tidak bisa). Di tengah mengapung dirinya dilaut.......eh bentar, kenapa jadi bahas laut. Ini cerita apa dongeng perlautan sih. 

Balik, ditengah dirinya berusaha untuk melupakan Kika, dirinya ditemukan oleh seorang peri.. ihiw. Bukan peri juga sih. Neptune mungkin? (GAK TAU). Ia menceritakan segala nya pada (sebut saja) Neptune, dan Neptune memberikan saran-saran terbaiknya pada Kaka. Mario Teguh pun lewat. 
Kaka sudah mulai bisa perlahan untuk melepaskan perasaannya yang sungguh terikat dengan cewek yang dipandangnya berbeda. Kenyataan yang tidak mendukungnya pada sebuah 'Keterikatan', membuatnya melek media.... Gagal Fokus.  Melek dari kebutaannya, atau sadar dari komanya. Setelah bisa berusaha, dirinya harus dan memang harus bertemu dengan Kika. Ingatannya mulai kembali... (Seperti tokoh dalam sinetron yang lupa ingetan terus inget lagi gara-gara ketemu) -.-

Kaka melihat sesuatu pada Kika yang membuatnya sungguh sakit. Kali ini bukan karena dia bersama orang lain, melainkan Kika harus mengingatkannya pada sebuah kenangan. Kenangan itu berbentuk cinderamata yang sangat ia ingat bahwa itulah yang pernah diberikannya pada Kika. Mungkin Kika tidak pernah menyadari itu, menyadari semua yang dirasakan Kaka ... Karena Kaka juga tidak pernah mengungkapkan, Ia tidak ingin Kika menciptakan sebuah jarak ketika Ia tau apa yang sebenarnya.

Dalam hati Kaka selalu berkata, "Egoisku, menginginkannya akan ku buang jauh-jauh daripada harus kahilangannya, kelak, karena Ia tau perasaanku. Perasaan yang mungkin dianggapnya BIASA. sekali lagi, BIASA". Kaka hanya bisa merasakan, memendam, dan mengubur, Memang senang ia rasakan ketika bersama Kika. Tapi itu hanya sementara...

Pernah Kaka bertanya pada Kika tentang hal berkaitan dengan perasaannya, tapi dengan pengandaian yang sebenarnya itu adalah kasusnya, ceritanya. Mendengar jawaban Kika, Kaka semakin terpuruk karena merasa bisa memilikinya. Sampai pada akhirnya, Kaka kembali sadar, walau dirinya tidak bisa memilikinya, Ia ingin Kika hanya mengetahuinya.. Tanpa berharap lebih, tanpa berharap apapun. (Walaupun gue tau hati kecilnya yang paling dalam ngga munafik pasti mau, tetap mau)....

Kika penasaran dengan apa yang selalu Kaka tanyakan. Kika hanya merasa Kaka curhat, Ia memiliki sedikit kepekaan sehingga menurutnya itu adalah cerita biasa, dan itu memang cerita orang lain, padahal.....tidak.. Kaka selalu menyembunyikan perasaannya dan selalu menghindar dari kenyataan bahwa dirinya masih memperhatikan DIA. dan hanya berusaha untuk menetralisir bahkan menghilangkan perasaannya, mungkin?.................

Kaka berkata dalam hatinya :

"Jangan pernah tanya lagi siapa yang aku sayang"
"Jangan pernah tanya lagi siapa yang aku galaukan"
"Jangan pernah tanya lagi siapa yang aku andaikan"
"Jangan pernah tanya lagi  SIAPA"
"Kalau kamu benar-benar menyimak dan mengerti apa yang pernah Aku berikan Padamu"

Kaka hanya bisa memendam kata-kata itu.Tanpa berkata pada Kika.
"Kata-Kata yang sulit diungkap, dan terungkap.... "
Kaka yang menyukai musik, dan pandai membuat lagu, sudah menyiapkan lagu untuk cewek idamannya itu. Dan ia berjanji, ketika lagu sudah tersusun rapi dengan lantunan nada yang indah, Kika lah orang pertama yang akan didengarkannya.....
Namun baginya, melihat senyum Kika akan bahagianya, sudah cukup untuk Kaka. Dan entah Kaka harus tetap maju, atau b e r h e n t i ...

Mengembalikan yang Hilang..

Entah apa yang gue tulis disini. Tapi ini adalah pengisi waktu luang disaat dua handphone gue sedang mati dan tidak ada signal, edaaaan.... 

Gue bingung mau cerita soal apa. Terlalu banyak cerita yang dialami selama gue ngga nulis disini. Tentangnya, tentang kampus, tentang teman-teman, tentang keluarga, dan masih banyak lagi. Sudah terlalu mainstream membahas itu kembali. Terlalu random untuk diungkapkan semuanya. Tapi yang jelas, semenjak ada dia, gue ngga pernah kehabisan cerita. hahaha tetap ya, RGFM dialog.

Sambil dengerin lagu dari laptop yang iringan musiknya jedag-jedug membuat kuping gue terasa banyak gerombolan bunyi drum yang indah melantukan setiap liriknya. haha. Jadi intinya, random aja nulisnya, mengisi waktu luang....

Btw, gue pernah ngepost tentang

Kehilangan ..

Bagaimana kelanjutan kisahnya? Iya. Gue nyoba buat bersikap dewasa ketika dia- (yang gue anggap adik) itu cuek dan gue ngerasa bukan dia kala itu. Dengan gue bersikap peduli dan positive thinking, gue selalu ngedeketin dan ngajak dia bercanda. memang awalnya rada kaku ketika memulai percakapan, Tapi,lama-kelamaan mungkin ia sudah tidak lagi dalam masa 'BadMood' mungkin? entahlah, yang gue tau memang katanya dia orang yang moodyan, dan gue berusaha untuk tidak membawa dia ke arah situ. Ke arah dimana dia bisa berubah mood.Seneng juga udah ngga ada rasa kaku kaya kanebo kering. Sebenarnya dia anak yang baik, dan mampu diajak bercanda. namun, sekali lagi setiap orang punya daerah nya masing-masing. Kalau di komunikasi itu, "Johari Window" . Intinya tetap positivi thinking ajalah. Jangan mikir kemana-mana, nanti malah salah paham. Kadang ngeliatnya lucu juga sih, hehehehe.... dia juga ngga pernah bersikap songong.

Udah ngga pernah contactan sih semenjak kemarin-kemarin itu,ya mungkin memang karena kesibukan masing-masing, ketika ketemu masih bercanda tawa dengan baik.Dan semoga ngga akan ada gep lagi. :)

Jumat, 13 September 2013

Kehilangan ..

Entah hanya perasaan semata, atau memang itu terjadi. Beberapa hari ini, ngerasain sosok adik yang cukup gue kasihi, itu seperti menjauh. Memang kita tidak begitu dekat, tapi gue cukup apreciate sama dia, suka bercanda, suka ngeledek, dan masih banyak lagi...

Perasaan kehilangan itu muncul begitu saja dengan tanpa permisi. selalu ada alasan untuk menjawab ketika gue bertanya, kenapa? gue cuma ingin rasa akrab seperti kemarin, tapi kenapa yang dirasain malah menjauh? nyaris tidak ada pembicaraan ketika bertemu. Entah apa yang membuat mulut ini bungkam karena tidak tau memang harus darimana memulainya, gue takut dia sama dengan yang dia lakukan secara tidak langsung. Sedih sih sebenarnya, dan gue mencoba mencari tau jawabannya....

Ketika gue bertanya dengan salah satu temannya, dia kenapa? gue betul tidak merasakan ke-saik-an dari dirinya, walaupun gue ngga tau ini hanya perasaan gue sesaat atau real ... Mungkin sifat pribadinya yang membuat seperti ini, ada hal-hal atau kesalahan yang pernah gue perbuat buatnya yang sangat bertolak belakang dengan apa yang tidak dia sukai. Tapi jujur, satu dua celotehan gue hanyalah untuk mendekatkan dan mengakrabkan diri, dia salah satu adik yang bisa gue unyeng- unyeng, bahasanya., hahaha...

Hei, merapat kembali dalam kedekatan yuk, kita becanda-becanda lagi, jangan ada kekakuan diantara kita, karena kita bukan kanebo kering :) gue coba mengerti kalau dia menjawabnya karena memang handphone nya rusak.

Minggu, 08 September 2013

Mikir Keras untuk Hal Sepele....

Tua rasanya ketika diri ini ada di angka 19years old. Duduk dibangku kuliah semester 5. Entah kenapa tiba-tiba gue berfikir. Sekarang, jaman udah serba canggih. serba gadget dan serba harus dibeli pakai uang untuk memenuhi itu. dan sedikit membandingkan apakah lebih enak menjadi kecil seperti dulu? yang selalu muda, yang ngga mengenal rasa sakit, yang ngga ngerti gadget-gadget-an, yang cuma naik sepedah dari satu komplek, ke komplek lain, pakai seragam batik selagi TK. masih banyak lagi yang dilakukan ketika masih kecil, bukan cuma gue mungkin yang merasakan. tapi orang-orang pasti punya masa kecil nya masing-masing.

Di kondisi sekarang, rasa sakit itu ada, rasa galau itu melanda, semua harus sesuai dengan perkembangan yang ada. ngga tau? ya itu ketinggalan. tekhnologi, ilmu, fashion, dan lain sebagainya. manusia itu memang tumbuh, berevolusi, beranjak dari masa kanak-kanak menuju dewasa. Tapi terkadang pernahkah berfikir untuk menjadi masa lalu, masa dimana kita ada dititik yang sangat-sangat lucu bagi orang tua kita?

Masa kecil yang masih beloon, bengang bengong karena belum tau sekolah, belajar, suka bobok siang, minum susu, dsb, dan kegiatan sekarang yang berbanding terbalik yaitu sibuk. sibuk dengan segala aktifitas yang ada dan dijalankan untuk masa depan dan perubahan masa ke klasifikasi D.
Gue sendiri juga bingung ketika pertanyaan itu berputar dikepala gue. ngga bisa jawab. kadang, gue ingin kembali ke masa kecil, ada positivenya tapi ada negativenya seperti gue yang ngga tau apa-apa. atau berada dimasa sekarang yang 'ke-tahu-an' itu berkembang. atau bahkan terkadang, gue berfikir itu tetap di zona klasifikasi R seperti sekarang ini. yang selalu tau akan perkembangan nanti, yang bisa menikmati masa-masa kuliah dan main, masa-masa main gadget, masih pantes putus nyambung, masih pantes apapun yang memang jamannya anak R. tapi itu hal yang tidak mungkin karena allah sudah menentukan takdir kalau manusia itu akan bertumbuh baik sifat, sikap, fisik, dsb ke tahap yang lebih atas atau dewasa.

Kadang gue pun berfikir, kelak nanti gue melewati masa R, apakah gue masih bisa merasakan jamannya? yang menurut gue cukup asik untuk dilewati. atau gue akan menemukan masa baru? apakah itu akan lebih mengasyikan, atau malah tidak mengenakan. dan gue bertanya, feel itu, didapatkan dari diri sendiri, atau dari keadaan? gue belum bisa prediksi karena gue 'let it flow'. gue cuma berharap, apapun yang akan terjadi kelak, ngga akan mengurangi intensitas keasikan gue dalam melakukan segala hal. amin :))

Jumat, 30 Agustus 2013

Hahaha :"

Ini adalah masa masa jadulnya gue sama teman-teman. Entah kenapa teringat kembali mengingat gue sudah beranjak ke masa yang lebih dewasa. masa-masa meninggalkan jaman alay nya dulu (mungkin sekarang masih). bersama mereka, gue punya tawa. punya cerita. punya bahagia. punya marah. dan punya segala hal baik bersifat positive maupun negative. :)))



Senin, 26 Agustus 2013

Hai Radar Neptunus !! Kangen ....

Hai Radar Neptunus ku yang udah lama banget dan sama sekali engga komunikasi sampai tadi rasa bahagia terselip dalam senyumku karena bbm dari dirimu, pagi ini hahaha... Sayangnya kamu hanya melihat dari kejauhan, dan aku pun tidak melihatmu balik, rinduuuuuuuu. Ngga sangka bakal kuat ngga komunikasi tapi buat gue adalah ketika orang lain mau berkomunikasi dengan kita, apa salahnya kalau kita mencoba untuk baik kembali? dan perasaan itu sukses pengin bikin gue ketemu... pengin ketemu radar neptunusnya gmp tahun lalu, k a n g e n .eh. Hahaha....

Tau gak? aku lagi liat foto-foto tahun lalu. emang beda ya rasanya sama yang sekarang. sangat berbeda atmosfirnya. senyum kamu, baiknya kamu, alis tebal kamu yang hampir menyatu, hahahaha.. udah, pokonya ngga bisa lagi dideskripsikan, cuma berharap bisa berjumpa esok hari dan memanggilmu kembali setelah sekian lama vakum. (Kayak apa aja ya). Kamu juga jadi bagian cerita aku, cerita ditahun 2012. cerita unik, dan menggelitik sendiri kalau diingat juga ya, haha. kalau dulu sih gila kali ya, orang baru kenal udah sok deket-deketan.

Aku yakin radar neptunus mu itu ngga akan pernah hilang dari orang-orang yang membuatmu menjadi penting, sama seperti aku, dan aku akan mencoba untuk menetralkan semua tanpa ada embel-embel seperti tahun 2012 lalu. :DD

Dari Hati... :))


Malam ini gue muter satu lagu judulnya Dari Hati by Club 18s. Entah kenapa gue jadi sangat menyukai lagu ini, lagu yang baru beberapa hari lalu gue denger disalah satu radio. Lama sudah memang lagu ini mengisi dunia musik dan mengisi daftar-daftar kenangan dihati para pecinta lagu ini. Gue juga udah sering dengar. Tapi baru kali ini gue merasakan klop dengan lagu ini... karena sejujurnya, gue adalah orang yang menyukai musik sesuai lagunya, lirik, atau melodi nya yang bersenandung menggetarkan hati ini. bukan siapa penyanyinya. 

Bait demi bait... Lirik demi lirik, gue khusyuk-an ketenangan musik nya yang diiringi sentuhan jari indah yang menghasilkan nada dalam piano. Ya Tuhan, ada apakah ini? disetiap kata yang terucap dalam lagu tersebut, seperti menancap sebuah duri yang sangat bisa dirasakan. Hahaha. Melow memang, tapi apadaya, diri ini sedang terbius akan keindahan lagunya. Lagu yang juga banyak orang tau dan suka. 

Lagu ini sebenarnya gue dedikasikan untuk seseorang, yang mungkin dia udah tau... tapi gue ngga pernah bisa buka identitas siapa dia, yang merasa aja lah pokonya, kalau ngga ada ya yaudah. itu menjadi bagian cerita hidup gue aja. dan tersimpan rapih seperti rak buku yang tertata rapih di sebuah ruang perpustkaan. Yang kelak akan bernoda karena jarang tersentuh. Ecieh apaansih. Hahaha

Balik lagi ke lagu, semakin klimaks lagu ini, ngebuat gue merinding merasakan suara dari vocalisnya walaupun liriknya hanya diulang-ulang. aaaak. ngga bisa gue pungkiri, sebuah lagu yang hanya diiringi satu alat musik seperti piano atau gitar akustik, bisa membuat para pendengarnya mengagumi tercangak cangak. Tapi beda cerita ketika kita menyukai lagu itu karena sama dengan apa yang dirasakan. Ahey. 

Gue ngga tau sih maksud atau arti sebenarnya dari lagu ini, tapi gue suka karena setiap liriknya itu bermakna dan saling berhubungan ..

ENJOY :)))

Minggu, 25 Agustus 2013

Anonim 2 ...

Hi.. ini adalah hari ke-x aku memperhartikannya. Memperhatikan  dia yang mempunyai senyum yang manis, mata yang indah, dan ciri khas yang ia miliki (hahaha dialog RGFM banget lagi nih?) Engga, ini betulan. Mungkin aku adalah orang yang bodoh karena buta akan keindahannya. Buta akan rasa permen karet yang ujungnya selalu pahit. Tapi aku juga tidak tau harus berhenti mengunyah permen karet itu kalau rasa manisnya bahkan semakin terasa. 

Aku berusaha untuk jujur pada diriku sendiri apakah iya, aku mempunyai rasa sebesar itu? terkadang naluri ku berkata iya, tapi terkadang pun tidak. Aku mengiyakan memang ketika berada didekatnya, aku merasakan senang dan nyaman. dan ketika aku bilang tidak, kondisi itu ketika aku melihatnya bersama orang lain,aku mungkin jelous, tapi aku berfikir ada kah hak aku untuk seperti itu? sementara dirinya entah mengetahui atau tidak. 

Kamu yang disana? Tau kah? rasa ini terlalu besar untukmu, terlalu berat untuk aku lupakan begitu saja. terlalu berlebihan. Tapi kamu tidak pernah menyadari itu bukan? tidak pernah mengerti? tidak pernah bisa mengerti apa rasanya ketika aku melihatmu dengan orang lain. ketika mendengar cerita tentangmu bersama orang lain? ketika aku berusaha untuk sabar menahan rasa gundah ketika aku tidak melihatmu sekecil satu titik pun? Ketika aku melihat bahasa non verbal mu, aku sangat yakin jawabannya pun TIDAK. Semua itu membuat aku bingung, membuat aku kecewa, sedih, atau bahkan marah pada diriku sendiri. karena bodohnya aku yang ngga bisa menunjukan itu semua. entah kenapa.. 

Aku hanya bisa terdiam dan memperhatikan gerak-gerikmu ketika berada tepat dihadapanku, tanpa aku bisa berkutik banyak. aku bingung harus apa. dan aku hanya merasakan canggung yang tidak dapat aku kendalikan. Ketika aku mulai berani bergerak, akupun tidak kuat bertahan dalam beberapa menit. Jantungku terlalu berdegup kencang ketika ada satu jengkal saja disamping kamu. dan membuat seolah semua didekatku menjadi beku seperti es.

OMG....aku harus apa? aku harus berbuat apa supaya ia mengerti dengan keadaan kritisnya perasaanku ini? atau aku harus melupakan semuanya? meski pasti membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Aku butuh jawaban sebagaimana Engkau berikan sebuah mimpi waktu lalu, Tuhan. Berikan aku mimpi sekali atau dua kali lagi untuk meyakinkan diri ini.

Sekali lagi yang aku pikirkan adalah aku bukan takut untuk "bersaing merebut tiket film box office saat pertama kali keluar" tapi aku takut "kehabisan tiket itu" ... Aku sadar, diri ku ini mungkin tidak akan pernah ada tempat dihidup kamu, tapi kamu, akan selalu ada tempat disini... dihidup aku, dan disetiap cerita-ceritaku, sampai kapanpun (sampai aku selesai dengan ceritamu).

Selasa, 13 Agustus 2013

Jarak Yang Mendekatkan..

Banyak orang yang mungkin berfikir, kata 'jarak' itu space atau ruang jauh diantara satu orang dengan orang lain, atau dengan banyak orang. Anggap lah seperti LDR yang dimana satu pasang terpisah dengan jarak yang jauh. Ya begitulah kurang lebih.

Tapi gue berfikir berbeda dengan pendapat itu beberapa hari kebelakang. Jarak tidak hanya menjauhkan, tapi juga bisa mendekatkan. Mendekatkan dengan apa? Wes ngga bisa gue share disini, adalah pokonya. Intinya gini, ketika sebuah jarak tercipta bukan berarti itu pemutus suatu jembatan untuk orang gunakan menyebrang. Bukan berarti menjadi batu besar yang menghalangi lancarnya jalan tol. Mungkin jarak yang gue alami adalah proses meperkuat untuk bisa berlayar dan bermuara menggunakan kapal yang sudah tua. Perlu pembenahan, dan perlu pembelajaran. Dan ketika kapal itu sudah siap dengan waktunya, layar kapal pun sangat berkibar kencang menghebuskan udara siapnya berjalan kembali dengan ombak yang bagus, langit dan cuacanya pun mendukung. 

Entah kenapa bisa, tapi ini terjadi. Mungkin momentnya pas, dan tepat, dan sebagai orang yang 'dewasa' tidak ada keraguan untuk menjadikan sebuah jarak itu bukan menjadi penghalang, tapi mendekatkan. Meskipun hanya diungkapkan lewat kata-kata terdahulu, tapi itu cukup melunakkan kentang yang direbus diair dingin, yang lama akan lembeknya hahaha.... Thanks..you :))

Pernah Merasakan 'Menyesal'?

Semua orang pasti pernah merasakan sebuah penyesalan atau merasakan kehilangan kesempatan yang jelas ada didepan matanya, hanya karena kurang gerak dan rasa takut, moment itu pun hilang dan entah akan datang lagi atau tidak.

Itu gue rasain beberapa minggu lalu. ngerasa bodoh, ngerasa paling bego karena ngga bisa menggunakan kesempatan yang bener-bener ada didepan mata gue, DEPAN MATA GUE !! gue malah sia-siain gitu aja dan sekarang susah kan ? buat ngulang moment itu? Buat semuanya balik lagi dan berharap gue bisa gapai apa yang gue inginkan saat itu? Engga boooossss, enggaaaa!!! :"

Gue menyesal bukan karena hal yang yang tidak pernah gue syukuri atau ketidak puasan gue menerima apa yang ada saat ini. Tapi menyesali kenapa gue jadi orang yang sangat tidak bisa berfikir jernih kala itu, gusti :' kalau tau akan seperti sekarang, gue ngga akan pernah mengulangi kesalahan gue itu. yallah. kalau dibilang menyesal, Iya. Banget ......

Dan sekarang pun, gue masih memutar otak bagaimana caranya untuk bisa mendapatkan kesempatan itu lagi. Kesempatan yang pernah gue sia-sia-in dalam beberapa hari. Dan gue berharap suatu saat, gue bisa kenaaaaal ! :' untungnya penyesalan ini terkurang karena gue masih bisa melihat. 

Buat lo ! Jangan pernah sia-siain kesempatan emas yang baik buat lo. Karena belum tentu kesempatan itu akan datang untuk kedua kalinya. Meskipun ada. itu entah kapan, Karena ketika semuanya hilang, hati lo bisa jerit-jerit. Sorry bukan lebay, tapi terkadang itu terjadi.

Hi Teman-Teman Negara Belanda ku di kampus :)

Sejujurnya, ini adalah post-an gue yang ngga terencana. Gara-gara liat foto-foto yang ada di laptop, ada aja hasrat lain yang ingin gue ceritain. Padahal, awalnya, sama sekali ngga ada niatan. Tapi ini adalah hal yang menurut gue unik, jadi kenapa engga gue tulis disini?

Jadi pada post-an gue sebelumnya yang berjudul cerita parmad versi gue (kalau ngga salah) gue pernah menceritakan tentang mata kuliah komunikasi multikultural yang mengharuskan gue dan teman-teman membuat festival dari suatu negara.
Waktu itu, gue, edna, yara, raras, rifani dan bubu kebetulan digabungkan dalam satu kelompok dimana gue menjadi ketuanya. awalnya, kelompok gue memilih brazil untuk negara yang akan ditampilkan pada festival. Tapi niat itu urung karena dalam festival ini, kita tidak hanya menampilkan sejarah dan perintilannya dari negara yang akan ditampilkan, tetapi juga roleplay atau drama yang mencirikan dari negara tersebut. Akhirnya, kami memilih negara Belanda. Dan beberapa minggu sebelum kegiatan ini berlangsung, gue dan kawan-kawan memutar otak, jungkir balik untuk menampilkan sesuatu yang terbaik kelak. Karena dalam festival ini akan dipilih stand terbaik, dan roleplay terbaik. Jadi, usaha nya harus maksimal karena berkaitan dengan nilai UAS.

Stand ini dimulai dan berjalan kira-kira dua hari atau tiga hari gue lupa, haha. Tapi yang jelas, gue senang banget, aula dipenuhi stand negara-negara lain yang kelompoknya juga teman-teman gue lainnya. Sudah seperti keliling negara aja, hehehe... To do point, kelompok gue tampil dihari akhir, dan diurutan terakhir -.- dengan segala persiapan yang bisa dibilang mmmmatang. Kami mempersiapkan drama roleplay yang betul-betul mengandalkan naskah. Dan setelah melihat penampilan-penampilan kelompok lain, gokss!!! Keren-keren coy! Mereka menampilkan benar-benar budaya negara yang mereka angkat. reaksi gue dan kelompok dihari kedua. Panik! Karena kita berfikir cerita yang berandalkan naskah dengan penuh percakapan itu membosankan! Kita harus ada sesuatu yang beda. Daaaaannnn setelah waktu sore dimana hari kedua selesai, kami pun merombak isi cerita 1hari sebelum pentas. Bingung dan kepalang harus dan mau bagaimana. dan untungnya, kelompok gue bageur bageur. Mereka sangat grecep dalam menyikap suatu hal yang terdesak. Serius. Contohnya, ketika kita lagi nyari kostum negara belanda, dimana penyewaan bajunya itu sekitar 250ribu perkostum. yakali..... kita patungan ngga cuma buat kostum doang. 

Dan Edna, bisa dibilang ibu peri dalam hal ini, karena dia kenal dengan seseorang yang menyewakan kostum kenegaraan dengan harga 100ribu. Alhamdulillah wasukurilah, kita langsung terjun mencari lokasi yang tempatnya berdekatan dengan mall pondok indah :" cukup jauh loh teman-teman. Tapi ngga menyurutkan semangat kita untuk menampilkan yang terbaik.

Rifani, atau biasa dipanggil acil, harus memakai baju minim dan benar-benar ala-ala belanda. Doi sih pantes2 aja makainya, cuma dia rada ngga pd sehingga harus dirayu dan dipaksa sama gue dan yang lainnya dan akhirnya diapun mau... dan dia juga sukses menghapal satu dialog dihari H :'

Yara, yang bertugas mencarikan musik dan gaya tarian yang akan dipentaskan juga membawa kabar baik dihari dimana kita akan tampil dan latihan hari itu juga dengan mengajak teman-teman lain untuk berpartisipasi dalam drama kami. Dia dan juga Raras, Edna Rela-rela sampai mengunjungi dan meminjam peralatan khas belanda di salah satu restaurant khas Belanda di daerah tebet. 

Dan bubu, sama gue, mau-maunya dijadiin pasangan suami istri yang baru saja melaksanakan pernikahan. Ingat, ini adalah untuk nilai, apapun gue lakuin untuk yang terbaik dan kesuksesan kelompok kami. Dan saat pentas, sempat trouble, karna laptopnya mati dan harus panik meminjam kesana kemari tapi bukan mencari alamat. dan Bella sebagai narator juga pemegang musik (istilahnya) bersedia membantu kami. Selesai sudah, kami tampil dan menjelaskan kenapa kami memilih drama tersebut dan kaitannya dengan budaya belanda.

Di penghujung acara, diumumkan stand siapa yang terpilih dan drama roleplay terbaik. meskipun ngga dapat stand terbaik, tapi kami terpilih drama terbaik :' yang saat itu juga negara Yunani juga terpilih. Kelompok kami pun bangga dan ngga nyangka bakal terpilih... waaa thanks kawan-kawan. Gue seneng punya kelompok yang bisa berpartisipasi dengan sangaaaat baik. dan disini yang gue suka adalah, Tidak adanya Salah-Salahan atau Lempar kesalahan. Semuanya bekerja sesuai apa yang memang sudah ditugaskan :)))