Pagi ini, aku semangat banget bintang kecil, karena aku yakin akan bertemu sama kamu nanti. Entah dijalan, atau ditempat tujuanku. Harapan dan keyakinan aku terkabul. Aku ngeliat kamu, walaupun dari kejauhan sih, tapi aku udah seneng banget, rasanya aku bisa merasakan sedikit sinarmu disekelilingku.
Bintang kecil, kamu apa kabar? udah lama aku ngga tau kabar kamu dilangit, aku cuma bisa mikirin kamu, tanpa aku bisa bertanya kabar kamu bintang kecil. Aku harap kamu baik-baik aja ya. Bintang kecil, kamu tau gak? Hari ini kamu berbeda sekali, biasanya kamu selalu bersinar dengan warna kuning terangmu, tapi sekarang kamu berbeda, warnamu begitu indah dan aku sejuk melihatmu...
Bintang kecil, aku ingin sekali menyentuhmu. Bisa ngga bintang kecil? aku takut, kamu tidak nyaman akan kehadiran aku, walaupun sebenarnya aku sangat mengharapkan itu. Bintang kecil, kenapa ya kamu selalu ada dipikiranku? padahal aku udah berusaha untuk menetralkan rasa ini padamu bintang kecil.
Tadi aku lihat kamu juga lagi bersama teman-teman kamu dilangit sana. Ini memang pagi hari, dimana matahari menyinari terik panasnya ke bumi, dan mungkin sedikit atau bahkan tidak mungkin bisa melihatmu disana (bagi orang-orang biasa). Tapi kamu selalu terekam dalam pikiranku. Aku lihat senyum kamu. Aduh.... rasanya, hati ini bagaikan gunung es yang meleleh karena dampak globalisasi. Tapi, kamu bukan globalisasi, itu merugikan. Tapi kamu malah menguntungkan dan menyenangkan.
Semoga aku bisa terus lihat senyum kamu bintang kecil. Aku ingin selalu merasakan kehadiranmu, walaupun kamu ngga tau akan itu. I miss you Bintang Kecil :))
Tidak ada komentar:
Posting Komentar